Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Struktur Tebal Pengurus Danantara, Seolah Bumi dan Langit dengan Tim Semakin Competitif

ruslan wahid news, Struktur lengkap pengurus Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akhirnya diungkap ke publik. Struktur ‘gemuk’ itu disebut-sebut sebagai dream team untuk mengelola perusahaan BUMN dengan total aset mencapai US$900 miliar.

CEO Badan Pengelola Investasi Daya Ananta Nusantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan bahwa penetapan pimpinan Danantara dilakukan setelah proses seleksi yang ketat dan tanpa campur tangan kepentingan politik.

“Petunjuk dari Bapak Presiden [Prabowo Subianto] sangat tegas tentang tidak menggunakan atau menitipkan namanya, oleh karena itu hal tersebut menjadi panduan bagi kita,” katanya pada konferensi pers di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Menurut dia, Danantara bertekad mengembangkan manajemen secara profesional, di bawah kepemimpinan para tokoh terpilih yang bersedia mendorong perkembangan untuk negara ini.

"Pastinya hal ini akan mengharuskan kita bekerja dengan sangat tekun dan tanpa henti. Tetapi, seluruh tim Danantara telah bersumpah untuk melaksanakan kewajiban ini seoptimal mungkin," katanya.

Rosan juga menyatakan keyakinannya bahwa para pemimpin yang dipilih adalah kelompok terbaik yang dapat memacu perubahan besar di masa mendatang.

Jika di dunia olahraga terdapat ' dream team , di Danantara, kita pun memilikinya. dream team yang siap bekerja keras untuk negeri ini,” katanya.

Menurut dia, adanya para pemimpin yang memiliki kualitas tersebut akan menciptakan rasa percaya di kalangan masyarakat serta mempunyai pengaruh baik terhadap ekonomi negara.

Menurut susunannya, Danantara dikendalikan oleh tiga pemimpin utama yakni CEO Rosan Roeslani, COO Dony Oskaria, serta CIO Pandu Sjahrir.

Danantara dipantau oleh Dewan Pengawas yang terdiri dari Menteri BUMN Erick Thohir, eks Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad, beserta para Menteri Koordinator dan Sekretaris Negara. Sedangkan posisi dalam Dewan Direksi Danantara ditempati oleh Joko Widodo (Presiden RI periode 2014-2024) dan Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden RI periode 2004-2014).

Presiden Prabowo telah memilih lima individu untuk menduduki posisi dalam Dewan Penasihat Danantara, yang meliputi Ray Dalio, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, F. Chapman Taylor, serta Thaksin Shinawatra.

Selanjutnya, Danantara memiliki sembilan managing director Dan ada tiga komite (Komite Pengawasan, Komite Manajemen Resiko, serta Komite Investasi dan Portofolio).

Di bawah kepemimpinan COO, Danantara mempunyai sebuah Holding Operasional yang terdiri dari tiga bagian. managing director. Pada saat yang sama, Holding Investasi tersebut dipenuhi oleh tiga managing director terletak di bawah kepemimpinan CIO Danantara.

Manajer Utama untuk Riset dan Produksi Digital di Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su, menggarisbawahi pentingnya manajemen yang baik dalam aktivitas Danantara setelah beberapa figur terkenal ditambahkan ke tim mereka.

Menurut dia, walaupun susunan tim kelihatan kuat secara teori, kemerdekaan dari campurnya urusan politik tetap jadi aspek utama yang mesti divalidasi lebih lanjut.

"Teoritis, daftar nama yang dirilis tampak positif sehingga pasar berbalik arah dari posisi terendahnya. Tetapi menurut kita, masalah utamanya masih adalah pengelolaan," katanya pada hari Senin (24/3/2025).

Menurut dia, paling tidak ia perlu menanti sampai akhir tahun ini guna memastikan bahwa Danantara bisa beroperasi tanpa intervensi politik saat membuat keputusan.

Dalam perspektif manajerial, ia juga menggarisbawahi kesulitan-kesulitan yang ada pada pengembangan budaya perusahaan secara internal. sovereign wealth fund (SWF) milik Indonesia tersebut.

"Agak jarang melihat banyak Direktur Pelaksana tersohor bekerja di bawah CEO, CFO, dan COO yang juga tokoh berkualitas tinggi. Siapa sesungguhnya yang akan membuat keputusan akhir tentang jumlah investasi?" katanya.

Harry merasakan bahwa mendirikan tim besar pada tahap awal mungkin akan sulit jika belum ada budaya organisasi yang mapan. Oleh karena itu, diperlukan waktu bagi anggota tim untuk bertemu, belajar bekerja sama, serta menyatu sebelum mereka dapat membuat keputusan finansial yang terbebas dari pengaruh pihak-pihak tertentu.

Perbedaan antara Temasek dan Norges Bank

Strukturnya seperti Bumi-Langit dengan institusi tersebut. sovereign wealth fund (SWF) global lainnya, misalnya Temasek dan Norges Bank Investment Management.

Berdasarkan laman web rasmi mereka, jawatan tertinggi dalam Temasek ditempati oleh Pengarah Eksekutif sekaligus Presiden Pegawai Kanan Perniagaan yang dilengkapi dengan Timbalan Pengurus. Di peringkat bawahnya, Temasek mempunyai Ketua Pentadbir Pelaburan (CIO), Orang Urusan Kewangan Perusahaan (CFO), serta Orang Urusan Korporat (CCO) yang juga bertugas sebagai Setiausaha Bahagian Organisasi dan Manusia. Sekarang ini, jabatan CEO Temasek disandangkan oleh Dilhan Pillay.

Temasek tercatat memiliki 21 managing director Yang dibagi menurut wilayah atau jenis sektornya. Sejak pendiriannya oleh Pemerintah Singapura pada tahun 1974, Temasek telah mengembangkan 13 kantor yang tersebar di sembilan negara, yakni Amerika Utara, Australia, Cina, India, Asia Tenggara, dan Timur Tengah.

Di tahap permulaan berdirinya, Temasek mengelola sebanyak 35 perusahaan yang memiliki nilai portofolio senilai 354 juta dolar Singapura. Setelah lima dekade lamanya, nilai portofolio Temasek tumbuh pesat mencapai 389 miliar dolar Singapura sampai tanggal 31 Maret 2024.

Pada saat bersamaan, SWF Norwegia yakni Norges Bank Investment Management diketuai oleh Nicolai Tangen dalam posisi CEO. Di bawah strukturnya, Norges Bank Investment Management memiliki berbagai kepala departemen termasuk Chief of Staff atau Deputy Chief Executive Officer, Chief Technology dan Operating Officer, Chief Risk Officer, Chief Governance dan Compliance Officer, serta Chief Investment Officer untuk strategi pasar yang disokong oleh dua co-Chief Investment Officers untuk strategi aktif, Chief Human Resources Officer, dan juga Chief Communications dan External Relations Officer.

Norges Bank Investment Management didirikan sebelum Temasek. Entitas yang dijadikan dana pensiun pemerintah global tersebut lahir pada tahun 1969 ketika Norwegia menemukan salah satu lapangan minyaknya. offshore terbesar di dunia.

Akan tetapi, baru pada tahun 1996, Norges Bank Investment Management menerima pengiriman modal awal dari Menteri Keuangan Norwegia. Hingga tahun 2009, aset yang dikelolanya mencapai angka 10.000 miliar Kroner Norwegia, dan naik signifikan hingga melebihi 20.000 miliar Kroner di tahun 2024. Jumlah tersebut setara dengan sekitar US$1.901 miliar.

dana besar itu diinvestasikan oleh Norges Bank Investment Management pada saham-saham perusahaan-perusahaan ( ownership interests) , obligasi atau surat utang (baik pemerintah maupun korporasi), bersama dengan aset properti real estate dan infrastuktur untuk energi terbarukan.

Posting Komentar untuk "Struktur Tebal Pengurus Danantara, Seolah Bumi dan Langit dengan Tim Semakin Competitif"